Kick Off BARATI Cup Bali 2024

Kick Off BARATI Cup Bali 2024

Kick Off BARATI Cup Bali 2024. Pada tanggal 15 Januari 2024, Kick Off BARATI Cup Bali akan dilaksanakan di Pulau Dewata. Acara ini merupakan turnamen sepak bola tingkat nasional yang diharapkan dapat melahirkan bakat-bakat baru di dunia sepak bola Indonesia. Menpora Dito, yang hadir sebagai tamu kehormatan dalam acara pembukaan, sangat berharap bahwa ajang ini akan menjadi wadah bagi pemain muda untuk menunjukkan potensi mereka.

BARATI Cup Bali merupakan salah satu kompetisi sepak bola yang diadakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam rangka menggali bakat-bakat muda di Indonesia. Turnamen ini diikuti oleh tim-tim sepak bola dari berbagai provinsi di Indonesia. Melalui kompetisi ini, para pemain muda memiliki kesempatan untuk berkompetisi dengan pemain-pemain berbakat lainnya dan mendapatkan pengalaman berharga dalam dunia sepak bola.

Menpora Dito berharap bahwa BARATI Cup Bali akan menjadi ajang yang mampu menemukan dan melahirkan pemain-pemain muda berbakat yang dapat membawa nama Indonesia di kancah internasional. Dalam pidatonya, Menpora Dito menyampaikan bahwa “Indonesia memiliki potensi besar dalam sepak bola. Dengan adanya BARATI Cup Bali, kami berharap dapat menemukan pemain-pemain muda berbakat yang dapat menjadi bintang di masa depan. Kami akan memberikan dukungan penuh kepada mereka untuk mengembangkan bakat mereka.”

Kick Off BARATI Cup Bali 2024

Selain itu, BARATI Cup Bali juga memberikan kesempatan bagi klub-klub sepak bola untuk melihat langsung potensi pemain-pemain muda yang berpartisipasi dalam turnamen ini. Para pemain muda yang tampil impresif di BARATI Cup Bali dapat mendapatkan peluang untuk bergabung dengan klub-klub profesional di Indonesia. Ini adalah kesempatan emas bagi mereka untuk mengembangkan karir sepak bola mereka dan meraih kesuksesan di masa depan.

Tidak hanya itu, BARATI Cup Bali juga memberikan dampak positif bagi masyarakat Bali. Selain menjadi ajang hiburan bagi pecinta sepak bola, turnamen ini juga dapat meningkatkan pariwisata di Pulau Dewata. Dengan adanya BARATI Cup Bali, wisatawan dari berbagai daerah akan datang untuk menyaksikan pertandingan sepak bola yang menarik. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan mempromosikan Bali sebagai tujuan wisata olahraga.

Sebagai ajang yang melibatkan pemain muda, BARATI Cup Bali juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk belajar nilai-nilai sportivitas, kerja sama tim, dan disiplin. Melalui kompetisi ini, pemain muda akan belajar bagaimana menghadapi tekanan, mengelola emosi, dan berkomunikasi dengan baik dalam tim. Nilai-nilai ini akan sangat berharga bagi perkembangan pribadi mereka di luar lapangan sepak bola.

Kick Off BARATI Cup Bali 2024

Dengan harapan dan dukungan dari Menpora Dito, BARATI Cup Bali diharapkan dapat menjadi ajang yang sukses dalam melahirkan talenta-talenta baru di dunia sepak bola Indonesia. Semoga turnamen ini dapat menjadi langkah awal bagi pemain muda Indonesia untuk meraih prestasi gemilang di kancah internasional. Mari kita dukung dan saksikan perjalanan para pemain muda berbakat di BARATI Cup Bali 2024!

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo melakukan Kick Off BARATI Cup Bali 2024 Road to Gothia Cup di Teater Wisma Kemenpora, Jakarta, Senayan, Selasa (19/12) siang.

Kick Off ditandai dengan penyerahan bola dari Menpora Dito kepada CEO PT Bangga Merah Putih Mendunia, Krisna Wisnu Marsis.

BARATI Cup 2024 akan digelar pada 2-5 Maret 2024 di Training Bali United, Gianyar, Bali. Para juara dari turnamen ini akan dikirim ke Swedia untuk mengikuti World Youth Cup (Gothia Cup ) pada 14-20 Juli 2024.

Kick Off BARATI Cup Bali 2024

Pada tahun 2024 ini turnamen sepakbola remaja terbesar diikuti  total 2300 pemain dari 120 tim yang datang dari 17 provinsi di Indonesia. Turnamen akan terbagi ke dalam 3 Kategori Usia, yaitu U-12, U-13, dan U-14 tahun.

Pada kesempatan tersebut, Menpora Dito mengapresiasi Bangga Merah Putih Mendunia yang menginisiasi BARATI Cup 2024. Menurutnya, BARATI  Cup 2024 mengalami peningkatan hampir dua kali lipat dari 60 tim menjadi 120 tim.

“Saya mengapresiasi dan berterimakasih kepada CEO PT Bangga Merah Putih Mendunia Krisna Wisnu Marsis dan Director Of Bangga Merah Putih Mendunia Desty R. Nathalia karena secara konsisten sudah menginisiasi BARATI  Cup,” katanya.

“Saya sangat senang melihat perkembangan penyelenggaraan BARATI Cup 2024 ini. Pada BARATI Cup 2023 hanya diikuti sekita 60 tim dan tahun ini menjadi 120 tim. Ini mengalami peningkatan hampir dua kali lipat. Dan ini menggambarkan bahwa talent scouting yang dilakukan oleh Bangga Merah Putih Mendunia ini sudah dalam jalur yang tepat,” jelasnya.

Dan yang perlu di apresiasi juga, lanjut Menpora Dito, ternyata tahun 2024 bersama Coach Indra Sjafri, talent scouting ini bukan saja untuk atlet tapi juga untuk para pelatih. “Ini hal yang saya rasa suatu yang baru dan ini sangat dibutuhkan oleh kita saat ini untuk menambah SDM keolahragaan,” terangnya.

Ia pun berharap BARATI Cup ini akan melahirkan pemain-pemain baru dan bisa membawa nama baik Indonesia. “Saya berharap dari  BARATI Cup ini dapat menghasilkan pemain-pemain baru untuk membela merah putih,” ucapnya.

menpora

Jejak Sejarah Kelembagaan Kemenpora dari masa ke masa

Tonggak sejarah kelembagaan yang mengurusi pembangunan kepemudaan dan keolahragaan sebenarnya sudah ada sejak masa awal kemerdekaan Indonesia. Sebagaimana penelusuran tim tentang sejarah pengelolaan kegiatan olahraga dan pemuda oleh negara diketahui pada susunan Kabinet pertama yang dibentuk pada tanggal 19 Agustus 1945. Kabinet yang bersifat presidensial memiliki Kementerian Pengajaran yang dipimpin oleh Menteri Ki Hajar Dewantoro. Kegiatan olahraga dan pendidikan jasmani berada di bawah Menteri Pengajaran. Istilah pendidikan jasmani dipergunakan dalam lingkungan sekolah sedangkan istilah olahraga digunakan untuk kegiatan olahraga di masyarakat yang berupa cabangcabang olahraga. Usia kabinet pertama yang kurang dari tiga bulan kemudian diganti dengan Kabinet II yang berbentuk parlementer di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Sutan Sjahrir yang dilantik pada tanggal 14 November 1945.

Tangan Kanan MengepalMerupakan wujud Tekad, Semangat, Kokoh, Teguh, Kemauan kuat Pemuda untuk menjaga Negara Kesatuan Repubik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta Bhineka Tunggal Ika

Tiga pilar pada tangan mengepal : mempunyai makna ketiga peristiwa sejarah yaituKebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928 dan Kemerdekaan Indonesia 1945 yang Pelaku utamanya adalah Pemuda.

Warna Biru : mempunyai makna lambang/simbolik : Keliasan Pandangan dan Pikiran, Smart, Bergerak Maju, Inovatif dan Inspiratif, Kedewasaan, Kematangan, Penguasaan Ilmu Pengetahuan, dan Dinamis

By seoovo